Analisi dalam membuangan sebuah usaha

1. a) Keunggulan kompetitif adalah kondisi yang memungkinkan perusahaan menghasilkan barang atau jasa dengan nilai yang sama dengan harga lebih rendah atau dengan cara yang lebih diinginkan. Kondisi ini memungkinkan entitas produktif untuk menghasilkan lebih banyak penjualan atau margin unggul dibandingkan dengan saingan pasarnya. Keunggulan kompetitif dikaitkan dengan berbagai faktor termasuk struktur biaya, branding, kualitas penawaran produk, jaringan distribusi, kekayaan intelektual, dan layanan pelanggan. Contohnya Google adalah mesin pencari nomor satu dan situs web terbaik untuk pencarian optimasi yang mengembalikan hasil paling akurat dalam waktu singkat. Google telah mencapai keunggulan kompetitif dengan menawarkan layanan inovatif, seperti Google Search, Gmail, Google Finance, Google Documents, dan banyak lagi, mempertahankan infrastruktur yang sangat kuat dan menempati 70% pasar Internet.

b) Usaha kecil perlu membentuk keunggulan kompetitif karena keunggulan kompetitif dapat meningkatkan profitabilitas, pertumbuhan dan mendorong kesuksesan jangka panjang. Sebagian besar usaha kecil tidak memiliki pangsa pasar dan daya beli untuk bersaing secara efektif pada harga dan tidak cukup besar untuk menjadi segalanya bagi semua pelanggan di pasar. Oleh karena itu, untuk berhasil bersaing, usaha kecil perlu mengembangkan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan yang didasarkan pada pemberian nilai superior ke ceruk tertentu. Usaha kecil membutuhkan keunggulan kompetitif untuk membedakan dirinya dari pesaing. Dalam dunia bisnis yang agresif, terutama dalam perekonomian saat ini, setiap keuntungan penting untuk membangun bisnis di puncak industri. Sebagai usaha kecil, Anda perlu memahami keunggulan Anda dibandingkan bisnis yang lebih besar agar dapat berhasil. Seringkali, usaha kecil berusaha terlihat besar dan bisnis yang lebih besar mencoba terlihat kecil dan pribadi.

c) Keunggulan kompetitif dapat diperoleh jika perusahaan menerapkan strategi biaya rendah atau diferensiasi produk. Perusahaan dapat memperoleh keunggulan kompetitif melalui masing-masing strategi tersebut dengan cara memberikan biaya terendah aktual di pasar (strategi berbiaya rendah). Contohnya, dua perusahaan membuat produk identik dan menjual dengan harga yang sama di pasar, perusahaan dengan biaya yang lebih rendah memiliki keuntungan dengan tingkat laba per penjualan yang lebih tinggi.

Dalam menerapkan strategi diferensiasi produk, perusahaan fokus pada hubungan antara dirinya dan pelanggannya contohnya melalui penyesuaian produk, pemasaran konsumen dan reputasi produk. Strategi biaya rendah dapat melibatkan skema manajemen operasi yang kompleks, outsourcing ke negara-negara dunia ketiga, atau membatasi manfaat karyawan seperti perawatan kesehatan. Strategi diferensiasi produk membutuhkan kreativitas dan inovasi untuk mengembangkan kualitas yang berbeda. Kita bisa menerapkan strategi biaya rendah atau diferensiasi produk jika kita kreatif. Contohnya, Southwest Airlines memangkas biaya dengan hanya menerbangkan 737 pesawat, menghilangkan kursi yang dipesan, dan tidak menyajikan makanan. Tetapi mereka juga membedakan diri mereka sendiri dengan menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi para tamu dengan melakukan komedi berdiri dan melompat keluar dari tempat penyimpanan overhead. Hal tersebut menunjukkan bahwa kita tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk membedakan produk dari pesaing.

2. Bila dibandingkan dengan Negara-negara maju seperti Amerika, Jepang, Singapura, dan Negara lainnya, Negara Indonesia masih sangat sedikit jumlah wirausaha sukses. Menurut pendapat Saya, menjadi wirausaha adalah masalah mentalitas. Sistem pendidikan Saya dulu tidak memberi apa yang diperlukan untuk menjadi wirausaha yang bercita-cita tinggi. Sistem pendidikan kita dulu hanya memberi tahu siswa apa yang harus dihafal dan apa yang harus ditulis. Dengan pendidikan semacam itu, sangat sulit bagi Saya untuk dapat tumbuh sebagai seseorang yang ingin menghasilkan ide dan konsep baru, berani mengambil risiko dan beradaptasi dengan perubahan di dunia yang terus berubah. Berbeda dengan jenis sistem pendidikan yang telah dinikmati siswa di Negara-negara maju seperti Amerika, Jepang, Singapura, dan Negara lainnya.

Di negara-negara itu, siswa didorong untuk memunculkan ide-ide yang berani dan berbeda. Guru dilatih untuk menginspirasi diskusi yang hidup, menantang siswa mereka untuk memecahkan masalah kehidupan nyata. Sehingga pada akhirnya membantu menghasilkan orang-orang muda yang cerdas yang siap menghadapi dunia nyata. Kondisi tersebut diperparah oleh keyakinan yang telah lama tertanam bahwa menjadi sukses dalam kehidupan sama dengan memiliki pekerjaan yang stabil di kantor pemerintah (Pegawai Negeri Sipil/PNS) atau di perusahaan multi-nasional yang bergengsi. Selain itu, wirausaha di Indonesia hanya memiliki target jangka pendek dan tidak pernah memikirkan bagaimana dan dengan cara apa bisnis mereka akan tumbuh di masa depan. Tidak adanya rencana dan strategi bisnis menyebabkan bank dan investor enggan memberikan dukungan modal kepada Usaha mikro kecil menengah atau (UMKM).

Banyak pengusaha UMKM masih menyediakan produk yang sama, tidak ada merek dan tidak ada elemen pembeda yang jelas dengan produk lain di pasar. Komponen lemah lainnya untuk Indonesia adalah internasionalisasi. Proksi untuk internasionalisasi adalah ekspor, karena mengukur kemampuan wirausahawan untuk melayani permintaan yang lebih luas di luar yang ada di pasar domestik. Kelemahan ini salah satunya disebabkan oleh kurangnya kapasitas wirausahawan Indonesia untuk membangun komunikasi dengan mitra internasional mereka, rendahnya kepercayaan dalam negosiasi bisnis dan kurangnya pemahaman tentang kontrak perdagangan yang ditulis dalam bahasa Inggris. Indonesia lemah sumber daya manusia. Fitur penting dari suatu usaha dengan potensi pertumbuhan yang tinggi adalah tingkat pendidikan dan kualitas karyawan pengusaha. Wirausahawan Indonesia tidak bisa lagi hanya bergantung pada semangat kewirausahaan mereka sendiri, tetapi juga harus menggunakan alat strategis, keterampilan komunikasi, pendidikan berkelanjutan dan pemahaman pasar internasional.

3. Yang perlu dilakukan seseorang bila ingin menjadi wirausaha yaitu harus percaya pada potensi diri sendiri, membutuhkan pola pikir yang kuat bahwa tidak ada yang mustahil. Dua faktor utama untuk menjadi wirausaha adalah keterampilan pengetahuan dan pola pikir wirausaha. Untuk menjadi wirausaha, dibutuhkan semangat wirausaha, yang berasal dari kepercayaan pada potensi diri sendiri. Latar belakang dalam bisnis baik untuk dimiliki dan bukan harus dimiliki untuk menjadi wirausahawan pemula. Sejumlah besar wirausahawan yang sukses tidak memiliki latar belakang bisnis. Dalam perjalanan wirausaha Saya, empat hal yang terbukti penting dan perlu dilakukan bila ingin menjadi wirausaha yaitu mimpi, keyakinan, hasrat, serta keinginan untuk bertindak.

Cara untuk menjadi wirausaha yang sukses yaitu tetapkan jalur yang jelas menuju kesuksesan untuk diri sendiri dengan menentukan tujuan dan mengamankan modal awal. Kembangkan usaha dengan bekerja keras, miliki staf yang hebat, dan menyampaikan berita tentang produk atau layanan. Setelah mencapai puncaknya, investasikan kembali penghasilan dalam usaha bisnis lain atau dalam bisnis asli. Dengan hasrat yang tulus, kerja keras, ide yang hebat, dan kemampuan belajar, siapa pun dapat menjadi wirausaha yang sukses. Menurut Saya, berikut adalah enam aturan yang harus diikuti jika ingin menjadi pengusaha sukses:

  • Sukai pekerjaanmu
  • Bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras
  • Pekerjakan orang untuk menangani tugas yang tidak dikuasai
  • Selesaikan lebih banyak dan kurangi pengeluaran
  • Jangan takut gagal
  • Bangun dengan tujuan setiap hari, dan bersikap tanpa henti.

Kontributor terbesar bagi kesuksesan seorang wirausahawan adalah kenyataan bahwa mereka melakukannya begitu saja. Mereka bangun setiap hari, bekerja keras sampai mereka mewujudkannya. Kita harus mengeksplorasi dan memilih hal-hal yang terbaik untuk menjadi wirausahawan yang sukses.

Ingin dibuatkan seperti ini??
Butuh versi lengkap??
Atau ada tugas-tugas costum lainnya??
Silahkan Hubungi geraijasa.com di no wa 082138054433

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *