Analisis SWOT Perusahaan PT Hekikai Indonesia

1. Profil Perusahaan Hekikai Japan

PT Hekikai Jepang merupakan anak perusahaan dari Koki Co. Ltd yang didirikan 18 tahun yang lalu pada tanggal 23 Desember. Perusahaan ini bergerak dalam bidang manufaktur kendaraan dan senjata. PT Hekikai dibentuk setelah melalui sejarah yang panjang. Dimulai dari kejadian kebakaran pabrik Yutaka Chuanhai yang merupakan pabrik manufaktur senjala militer gun. Kemudian pada tanggal 20 Januari. PT Hekikai Jepang mendapatkan Akuisisi 14001 pada tahun yang sama. PT Hekikai Kouki Co. Ltd. Adalah perusahaan manufaktur otomotif dan aksesoris yang berbasis di Nishio Jepang.

Profil Perusahaan Hekikai Indonesia

PT Hekikai Indonesia terletak di Kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) yang beralamat di Blok CF No.11 Kota Deltamas. Cikarang Pusat, Bekas, nomor telepon:  +62-21-5055-5251. Misi dari PT Hekikai adalah Kreativitas, Keuletan dan persaudaraan.

Filosofi manajemen yang dipegang oleh PT Hekikai adalah: 1. pengembangan 3. membuat perusahaan yang vitalitas asuh kontribusi 4. kepribadian untuk aktivasi industri lokal seluruh dalam mengantisipasi dan perubahan pasar internasional dalam penawaran 2. kepuasan era kepada pelanggan dengan produk berharga.

Slogan:

Cerah, menyenangkan, riang

Presiden Ikeda Shinji mendirikan PT Hikekai pada awal tahun 1943, dengan selalu memegang visi untuk generasi berikutnya dengan ide baru. PT Hikekai tidak pernah kenal lelah untuk meningkatkan teknologi dan mengembangkan kemampuan. Saat ini, hasil dari penelitian dan pengembangan produksi, casting, machining telah menetapkan sistem produksi tetap hingga perakitan. PT Hikekai pada industri indutri otomotif menjadikan aluminium sebagai produk unggulan dengan pasokan yang relative stabil dari produk tersebut.

PT Hikekai lebih menekankan pada kesan pertama konsumen dengan berkomitmen penuh pada keselamatan dan kualitas sehingga telah menerima penghargaan yang tinggi dari pada konsumen kami. PT Hikekai selalu berkomitmen agar memiliki kekuatan di masa depan ditunjang dengan inovasi teknologi dan perbaikan lingkungan. PT Hikekai memiliki bangunan pabrik yang dikatakan bersih, memiliki visi pengembangan sumber daya manusia yang mengambil keuntungan dari kepribadian serta menyelesaikan pembangunan budaya perusahaan yang dipenuhi dengan rasa kecepatan dan vitalitas.

Melalui penyediaan produk-produk unggulan yang ramah kepada orang-orang dan lingkungan, PT Hikekai ingin berkontribusi pada aktivasi masyarakat lokal dan industri lokal.Sebuah produk yang lebih berkualitas tinggi, lebih cepat, lebih andal, dalam rangka untuk memberikan kepada pelanggan kami dengan biaya lebih rendah, desain dari pengembangan, manufaktur, dan telah mendirikan sebuah sistem yang terintegrasi hingga manajemen. Pertama, berdasarkan pada kebutuhan pelanggan kami, mempertimbangkan dan memilih metode produksi sesuai dengan masing-masing produk. Kami merespon dalam sistem menyeluruh dalam setiap kebutuhan.

PT Hikekai dalam penjaminan mutu dan demi berlangsungnya aktiivtas yang berkelanjutan menerapkan beberapa kebijakan, antara lain:

Kebijakan Mutu

  • Memastikan kualitas pertama kali sebelum melakukan yang lebih jauh
  • Menghasilkan suatu produk yang baik untuk mendapatkan kepercayaandan kepuasan dari pelanggan

Kebijakan Keamanan

  • Tidak melakukan tindakan yang tidak aman
  • Memakai alat pendukung yang tepat

Kebijakan produksi

  • Memastikan jumlah produksi
  • Melakukan HO REN SI bila ada permasalahan

Kebijakan Lingkungan

  • Berkoordinasi sama dengan konservasi lingkungan setempat
  • Semua karyawan, untuk bertindak memiliki kesadaran berhemat

Kebijakan Pendidikan

  • Mengikuti training untuk meningkatkan kemampuan dalam bekerja
  • Mengadakan rapat untuk meningkatkan kemampuan dasar

Kebijakan SS

  • Melaksanakan pembersihan dengan baik
  • Menyediakan tempat kerja yang bersih

2. External Environment à di Indonesia

a. Politik/ Hukum

Aspek politik dalam metode analisis PEST menjelaskan tentang hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan Pemerintah terhadap proses bisnis PT Hekikai, antara  lain yaitu peraturan pemerintah (PP No 18 Tahun 1999) mengenai pengelolaan oli yang merupakan suatu rangkaian kegiatan yang mencakup penyimpanan, pengumpulan, pemanfaatan, pengangkutan, dan pengolahan oli bekas termasuk penimbunan hasil pengolahan tersebut.  Dengan pengolahan oli tersebut, maka mata rantai siklus perjalanan oli bekas sejak dihasilkan oleh penghasil oli sampai penimbunan akhir oleh pengolah oli dapat diawasi. Setiap mata rantai perlu diatur, sedangkan perjalanan oli bekas dikendalikan dengan system manifest berupa dokumen yang terkait dengan oli.

b. Demografi

Diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir 2015merupakan peluang yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya melalui pengembangan pasar di kawasan ASEAN karena tersedia populasi lebih dari 600 juta orang serta potensi gabungan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar USD2,4 triliun. Dari sisi permintaan domestik, proyeksi pertumbuhan populasi di Indonesia diharapkan memberikan tambahan 90 juta konsumen dengan peningkatan pengeluaran konsumsi sebesar 7,7% per tahun hingga mencapai USD1,1 triliun di tahun 2030. Proyeksi ini semakin membuat PT Hekikai optimis terhadap potensi pengembangan pasar untuk produk pangan, kosmetik dan kesehatan berbahan dasar minyak nabati, atau produk turunan sawit dalam kaitannya dengan segmen usaha Oleokimia.

c. Ekonomi

Hal – hal yang berhubungan dengan kondisi perekonomian negara seperti inflasi, Product Domestic Bruto, ekspor impor. Perusahaan harus melakukan hedge fund karena adanya resiko nilai tukar dan inflasi yang berbeda-beda di setiap negara.

Fakta lesunya kegiatan ekonomi nasional itu terkonfirmasi dari data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) soal angka pertumbuhan ekspor dan impor. Kinerja ekspor dan impor menurun meskipun jika dilihat neraca perdagangan antara ekspor dan impor tetap positif. Data yang dilansir BPS menunjukkan, kinerja ekspor dan impor sepanjang lima bulan pertama 2015 negatif. Data kumulatif nilai ekspor nonmigas periode Januari-Mei 2015 mencapai 56,19 miliar dollar AS. Angka ini menurun 7,15 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama 2014.

d. Social Budaya

Aspek sosial juga dapat memberikan dampak terhadap strategi dan proses bisnis PT Hekikai Indonesia. Hal-hal yang berkaitan tersebut melingkupi kebudayaan, tenaga kerja, dan lingkungan hidup sekitar PT Hekikai, seperti :

  • Sumbangan darah
  • Tenaga kerja diambil dari STM terdekat
  • Setahun sekali Corporate Social Responsible (CSR) ke panti asuhan dan ke panti weda (panti jompo) menghibur dan memberi sumbangan, serta buka puasa bersama
  • Menolong korban banjir
  • Memberikan pelatihan untuk UKM kecil dan menengah untuk meningkatkan skill dalam berdagang, marketing, dan membuat produk berkualitas
  • Membantu sekolah TK sekitar dengan memenuhi fasilitas di sekolah tersebut.
  • Warga sekitar ada juga yang bekerja untuk pekerja cuci, security, office boy, dan penjaga kantin

e. Teknologi

PT Hekikai telah menerapkan penggunaan teknologi yang berfungsi dalam mendukung perusahaan dalam mewujudkan visi dan misi nya. PT Hekikai menggunakan SAP untuk melihat semua database customer di PT Hekikai, lalu ada program Iliski untuk mengelola database customer. Pada bagian spare part terdapat Automotive Part Catalog dan Maintenance Control Inventory.

f. Lingkungan

Pemenuhan terhadap peraturan lingkungan (Compliance & No Complaint). Mengurangi risiko lingkungan dengan melakukan usaha pencegahan terhadap pencemaran lingkungan. Menjadi perusahaan manufaktur dengan kinerja lingkungan yang terbaik, yaitu dengan mengoptimalkan efisiensi penggunaan energi dan material.Secara keseluruhan aktivitas lingkungan ini dijalankan dengan menggunakan sistem manajemen lingkungan yang berbasis pada standar ISO 14001, dimana seluruh area produksi PT Hekikai sudah tersertifikasi sejak tahun 1998 dan untuk area distribusi PT Hekikai sejak tahun 2006. Proses auditnya terus dilakukan rutin setiap tahunnya untuk memastikan kegiatan operasional PT Hekikai sesuai dengan standar global.

3. Internal Environment

a. Direksi dan Manajemen

Manajemen PT Hekikai tergolong sudah lebih baik dengan jajaran core manajemen. Akan tetapi manajemen di dalam PT Hekikai belum menggambarkan kestabilan perusahaan, misalnya komunikasi internal yang masih buruk sehingga memperburuk aktivitas keseluruhan perusahaan.

b. SDM

Untuk menjaga kompetensi para karyawannya, perusahaan ini memberikan training secara rutin bila diperlukan, semisal jika ada produk baru dari perusahaan, biasanya dilakukan training tentang product knowledge dari barang tersebut, kemudian jika perusahaan melakukan update sistem, karyawan yang bersangkutan diberikan training serta pengarahan khusus tentang hal tersebut. Juga dalam perusahaan ini selalu menanamkan budaya saling membantu bila ada karyawan yang membutuhkan motivasi dan juga saran, agar antara karyawan satu dengan yang lainnya terbentuk rasa persaudaraan serta kekompakan.

c. Pemasaran

Dalam aktivitas ini, perusahaan distributor ini melakukan analisa pasar dan juga promosi dengan strategi yang berbeda. Analisa pasar yang diterapkan oleh perusahaan distributor yaitu dengan mencari info tentang trend yang sedang terjadi yang berkaitan dengan kebutuhan konsumen seperti apa. Kemudian mengevaluasi omzet penjualan barang, serta berinteraksi langsung dengan customer mengenai produk-produk sejenis yang berusaha untuk menguasai pasar. Dapat kita lihat bahwa aktivitas ini merupakan aktivitas yang efektif, karena perusahaan dapat mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumen yang sebenarnya. Tentunya hal ini harus dilakukan secara rutin dan totalitas demi terciptanya kepuasan konsumen dan juga produsen

d. Financial

Keuangan PT Hekikai belum begitu stabil dikarenakan perusahaan ini masih tergolong baru dengan semua biaya produksi yang mengandalkan peralatan baru. Apalagi dengan masih minimnya kontrak kerja membuat PT Hekikai belum mendapatkan return yang signifikan.

e. Operational

Dimulai dari aktivitas pengiriman barang dari produsen sampai ke gudang diterima dengan lebih dahulu melakukan pengecekan barang bersama-sama dengan penanggung jawab pengiriman dari pihak produsen, baik secara kondisi maupun jumlah barang, disesuaikan dengan surat jalan / delivery order. Setelah sesuai, maka kegiatan penyimpanan barang digudang dilakukan dengan pengelompokan jenis-jenis barang tertentu yang akan mempermudah dalam pengecekan, baik secara quality dan jumlah, serta menjaga suhu tempat penyimpanan barang agar kualitas barang tetap terjaga. Pada penjelasan di atas, perusahaan distributor sudah cukup teliti dalam tahapan pengecekan barang yang datang. Pengecekan kualitas, spesifikasi, serta jumlah barang menjadi hal yang utama dalam aktivitas ini. Selain itu, aktivitas ini mampu memberi nilai tambah bagi perusahaan dengan beberapa tahapan pengecekan serta aktivitas pengelompokan jenis-jenis barang secara kualitas dan jumlah barang yang telah dipantau kondisinya

f. Budaya Organisasi

Dalam pengaturan setiap divisi, tentunya perusahaan membagi menurut job description masing-masing, agar tiap-tiap divisi mampu fokus terhadap bidangnya masing-masing, serta dapat bertanggung jawab terhadap pekerjaannya. Kemudian pada bagian keuangannya, diatur oleh bagian yang berkompeten dalam mengurus keuangan, terutama dalam mengalokasi dana yang ada, sehingga bila ada ketidakseimbangan antara satu periode dengan periode lain, maka perputaran keuangan perusahaan dapat dikelola secara stabil dengan cara yang terbaik. Sistem pencatatan akuntansi dan keuangan disesuaikan dengan standar akuntansi keuangan secara terus-menerus, sehingga perusahaan dapat menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu dengan menggunakan software database, sehingga seluruh pencatatan dilakukan dengan terintegrasi, serta seluruh laporan yang diinginkan dapat disajikan melalui sistem tersebut.

Pada bagian administrasi umum lainnya, perusahaan ini juga memiliki Sistem Informasi Manajemen. Dalam sistem tersebut, terdapat SOP (Standard Operating Procedure) dari setiap aktivitas per divisi dalam perusahaan dengan jelas. Berdasarkan realita di atas, secara umum, sistem manajemen, perencanaan strategi, pengelolaan keuangan, akuntansi, sistem informasi, serta quality management dalam perusahaan ini telah terorganisir dengan baik. Dimana, perusahaan telah mengkoordinir antara top management dan para bawahan berjalan dengan lancar, baik dari segi komunikasi serta pembagian tugas dan tanggung jawab dapat dimengerti oleh semua staff dan manager yang bertugas dibawah posisi direktur

g. Teknologi

Pada perusahaan ini, terdapat aktivitas maintenance serta upgrading teknologi dalam segala aktivitas perusahaan. PT Hekikai  terus mengikuti perkembangan teknologi yang semakin maju dan menerapkan teknologi tersebut untuk kemajuan perusahaan. Pada hal sistem pencatatan akuntansi dan keuangan, disesuaikan dengan standar akuntansi keuangan secara terusmenerus, sehingga perusahaan dapat menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu. Sistem pencatatan tersebut dilakukan dengan menggunakan software database, sehingga seluruh pencatatan dilakukan dengan terintegrasi, serta seluruh laporan yang diinginkan dapat disajikan melalui sistem tersebut.

Ingin dibuatkan seperti ini??
Butuh versi lengkap??
Atau ada tugas-tugas costum lainnya??
Silahkan Hubungi geraijasa.com di no wa 082138054433

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *