Pola distribusi dan preferensi habitat kijang (Muntiacus muntjac Zimmermann) di Hutan Nagarjun, Kathmandu

Pola distribusi dan preferensi habitat kijang (Muntiacus muntjac Zimmermann) dianalisis selama musim semi dan musim hujan tahun 2005 di Hutan Nagarjun, Kathmandu. Sebanyak 14 pengamatan (tujuh laki-laki dan tujuh perempuan), 247 pelet dan 118 jejak kaki kijang tercatat pada musim semi dan 14 pengamatan (sembilan laki-laki dan lima perempuan), 151 pelet dan 140 jejak kaki dicatat selama musim hujan. Hasilnya menunjukkan pola distribusi yang tidak merata atau berkelompok untuk rusa di kedua musim semi (S2√X = 331.03> 1; χ² = 331.02, p = 0.01) dan musim hujan (S2√X = 233.48> 1; χ² = 233.48, p = 0.01) . Di antara empat jenis habitat (hutan Schima wallichii, hutan berdaun lebar campuran, hutan pinus dan hutan ek kering), hutan campuran yang luas telah lebih disukai di musim semi (RPI = 0.81) dan hutan pinus selama musim hujan (RPI = 0.15).

Diharapkan bahwa temuan penelitian ini akan berguna untuk pengelolaan kijang di Hutan Nagarjun serta bagian lain dari bukit tengah Nepal. Peneliti mencatat penampakan hewan dan bukti lain seperti jejak kaki dan pelet dalam jarak lima meter dari garis transek. Pada setiap pengamatan, peneliti mencatat koordinat GPS, ketinggian dan tipe habitat. Peneliti menggunakan data pengamatan seperti jumlah individu, jejak kaki dan pelet yang dicatat di setiap tipe habitat untuk menentukan pola distribusi dan preferensi habitat mengikuti metode yang dijelaskan oleh Jayson (1999).

Peneliti menggunakan perkiraan luas jenis vegetasi yang diperoleh dari peta topografi untuk menghitung persentase ketersediaan habitat. Dalam penelitian ini, peneliti memperbarui informasi tentang batas-batas berbagai jenis hutan; Analisis GIS menunjukkan bahwa cakupan hutan Schima wallichii, hutan berdaun lebar, hutan pinus dan hutan ek kering di bukit Nagarjun adalah 61.29%, 27.91%, 9.08% dan 1.72%, masing-masing. Kesimpulannya, kijang tidak terdistribusi merata di hutan Nagarjun. Pola distribusi berkelompok ditemukan di musim semi dan musim hujan. Meskipun rusa adalah seorang generalis dalam penggunaan habitat, kebanyakan individu tampaknya lebih memilih hutan berdaun lebar campuran (di musim semi) dan hutan pinus (selama musim hujan) di atas jenis hutan lainnya.

Ingin dibuatkan seperti ini??
Butuh versi lengkap??
Atau ada tugas-tugas costum lainnya??
Silahkan Hubungi geraijasa.com di no wa 082138054433

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *