Telkom telah memimpin inovasi teknologi manajemen supply chain sebagai mesin pengambilan keputusan inti dari supply chain. Pada level korporat, unit setingkat Vice President, yaitu Supply Planning and Control, dan unit Supply Center yang melakukan pengelolaan Supply Chain Management (SCM) di Telkom. Supply Planning and Control, dan unit Supply Center berada di bawah Direktorat Keuangan secara direktorat. Fungsi SCM tersebut juga dilakukan oleh unit Witel dalam cakupan area operasionalnya pada level kewilayahan. Telkom menggunakan IT Support atau aplikasi terutama yang berhubungan dengan siklus SCM yang tidak saling terintegrasi, ditunjukkan seperti Gambar 1 di bawah ini.

Gambar 1. Telkoms Supply Chain Applications

Sumber : Materi Presentasi Workshop ISCM tanggal 9 Oktober 2014, Kick-Off Meeting & Visioning Workshop ISCM Telkom Group, oleh VP Supply Planning and Control,Telkom

Value chain Telkom menunjukkan bahwa masih ada aktivitas yang belum optimal dan aktivitas yang sudah optimal dan berpotensi sebagai keunggulan bersaing perusahaan dibandingkan dengan pesaingnya. Aktivitas primer yang bernilai skor paling tinggi adalah rantai aktivitas pada operasi (penyediaan infrastruktur Telkom Speedy) sedangkan aktivitas primer yang terendah adalah aktivitas pelayanan (pelayanan dan pemasangan Speedy dan penangguhan keluhan). Dalam menjalankan aktifitas primer, Telkom memerhatikan tiga aspek penting diantaranya layanan pada pelanggan, program jaminan tingkat layanan, dan tingkat kepuasan pelanggan. Berdasarkan strategi generik Porter yang sesuai dengan Telkom adalah strategi diferensiasi.

Visi Misi Telkom

Seiring dengan perkembangan teknologi digital dan transformasi perusahaan, Telkom memiliki visi dan misi baru yang diberlakukan sejak 2016, yaitu:

Visi

“Be the King of Digital in the Region”

atau menjadi raja layanan telekomunikasi dan digital di udara, darat, dan di laut. Visi Telkom untuk menjadi raja layanan telekomunikasi, tergambar dari cover depan yang seolah ingin menceritakan tentang keragaman layanan yang dimiliki Telkom. Visi Telkom adalah menjadi yang teratas dalam ekosistem digital di Indonesia di mana kami akan mengumpulkan pemain besar dan kecil di Indonesia dan regional juga.

Misi

“Lead Indonesian Digital Innovation and Globalization”

“Untuk menjadi perusahaan digital yang handal, Telkom melakukan transformasi dari sisi bisnis, sumber daya manusia, budaya dan organisasi agar dapat memimpin inovasi digital di Indonesia dan memimpin Indonesia menuju globalisasi”.

Five Forces Telkom

  1. Ancaman Pendatang Baru
  • Skala ekonomis cukup sulit untuk dicapai dalam industri di mana Telkom beroperasi. Hal ini membuatnya lebih mudah bagi mereka yang memproduksi kapasitansi besar untuk memiliki keunggulan biaya. Hal itu juga membuat produksi lebih mahal bagi pendatang baru. Hal ini membuat ancaman pendatang baru menjadi kekuatan yang lebih lemah.
  • Diferensiasi produk kuat di dalam industri, di mana perusahaan-perusahaan di industri menjual produk yang dibedakan, bukan produk standar. Pelanggan juga mencari produk yang berbeda. Ada penekanan kuat pada iklan dan layanan pelanggan juga. Semua faktor ini membuat ancaman pendatang baru menjadi kekuatan lemah dalam industri ini.
  • Persyaratan modal dalam industri tinggi, oleh karena itu, membuat sulit bagi pendatang baru untuk mendirikan bisnis karena pengeluaran tinggi perlu dikeluarkan. Belanja modal juga tinggi karena biaya Penelitian dan Pengembangan yang tinggi. Semua faktor ini membuat ancaman pendatang baru menjadi kekuatan yang lebih lemah dalam industri ini.
  • Akses ke jaringan distribusi mudah bagi pendatang baru, yang dapat dengan mudah mengatur saluran distribusi mereka dan masuk ke bisnis. Dengan hanya beberapa outlet ritel yang menjual jenis produk, mudah bagi pendatang baru untuk mendapatkan produknya. Semua faktor ini membuat ancaman pendatang baru menjadi kekuatan yang kuat dalam industri ini.
  • Kebijakan pemerintah dalam industri memerlukan perizinan yang ketat dan persyaratan hukum harus dipenuhi sebelum perusahaan dapat mulai menjual. Ini membuat sulit bagi pendatang baru untuk bergabung dengan industri, oleh karena itu, membuat ancaman pendatang baru menjadi kekuatan yang lemah.

Ingin dibuatkan seperti ini??
Butuh versi lengkap??
Atau ada tugas-tugas costum lainnya??
Silahkan HUbungi geraijasa.com di no wa 082138054433