A. PENDAHULUAN

1 Latar Belakang Masalah

Pendidikan sekolah dasar (SD) merupakan pendidikan formal yang mengarah pada tujuan pembentukan tiga aspek yaitu pengetahuan, sikap dan keterampilan. Pembentukan tiga aspek tersebut dapat diwujudkan dalam proses pembelajaran di sekolah. Menurut Tirtaharja dan Sulo dalam Haryati dkk. (2015: 5) menyatakan bahwa peserta didik diajar agar belajar dari pengalamannya, belajar mengantisipasi sesuatu keadaan dan peristiwa, belajar melihat prospek masa depan, serta mengembangkan daya imajinasi kreatif sejak masih kanak-kanak. Hal tersebut menunjukkan bahwa pembentukan belajar didasarkan pada pengetahuan, pengembangan sikap peka terhadap lingkungan dan pengembangan kreativitas peserta didik juga disesuaikan dengan karakteristik mereka.

Ketiga aspek dalam proses pembelajaran tersebut dapat direalisasikan jika guru dapat membuat pembelajaran yang bermakna. Guru yang dapat memahami kondisi kelas harus bertanggung jawab penuh pada saat proses pembelajaran di kelas dan mereka harus mampu membuat berbagai komponen pembelajaran seperti pemilihan metode yang tepat untuk setiap materi pelajaran. Pembelajaran yang  dimaksud dalam hal ini adalah materi pada mata pelajaran pendidikan agama islam (PAI) yaitu membaca surat-surat Al-Qur’an, dalam hal ini surat al-Falaq. Surat tersebut terdiri atas 5 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat al-Fil. Nama al-Falaq diambil dari kata al-Falaq yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya waktu subuh (Fajriani, 2006: 35).

Berdasarkan pengamatan peneliti, pada kenyataannya pembelajaran yang terjadi di kelas IV SD N Malangan masih mengalami permasalahan-permasalahan. Pertama, guru belum menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dan bervariasi untuk materi pembelajaran pendidikan agama islam. Permasalahan kedua, hasil belajar peserta didik yang terjadi pada mata pelajaran pendidikan agama islam masih banyak yang di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Permasalahan  ketiga, dalam pengkondisian kelas guru masih mengalami kesulitan, sehingga ketika proses pembelajaran menjadi tidak kondusif.

Berdasarkan permasalahan-permasalahan di atas solusi pembelajaran yang efektif untuk memperbaiki proses pembelajaran peserta didik yaitu dengan pembelajaran yang ditandai dengan adanya timbal balik, komunikasi guru sehingga materi dapat tersampaikan dengan baik pada mata pelajaran pendidikan agama islam dan dapat meningkatkan hasil belajar. Salah satunya yaitu dengan menerapkan metode pembelajaran Card Sort.

Menurut Silberman (Sarjuli dkk., 2007: 157) menyatakan bahwa metode Card Sort merupakan kegiatan kolaboratif yang bisa digunakan untuk mengajarkan konsep, penggolongan sifat, fakta tentang suatu objek, atau mengulangi informasi. Metode ini berarti dilakukan dengan memberikan kartu yang berisi informasi kepada peserta didik tentang pelajaran yang akan disampaikan. Kemudian peserta didik mengelompok setelah mencari kartu yang sesuai dengan pokok bahasan kartu yang peserta didik peroleh. Kumpulan informasi yang dikategorikan dalam pembelajaran menggunakan metode Card Sort menjadikan peserta didik lebih paham tentang materi yang disampaikan guru. Menurut Sandra dalam Haryati dkk. (2015: 8) bahwa metode Card Sort memiliki kelebihan dalam pembelajaran di antaranya membuat siswa lebih mudah menguasai materi pelajaran, pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, memiliki keterampilan memecahkan masalah yang terkait dengan materi, lebih aktif dalam pembelajaran, menciptakan kemandirian dan sikap kerja sama antar siswa.

Berdasarkan latar belakang di atas, maka dalam penelitian ini peneliti mengajukan judul “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Al Qur’an Surat Al-Falaq melalui Metode Card Sort bagi Peserta Didik Kelas IV SD N Malangan.

2. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat diperoleh identifikasi masalah pembelajaran pendidikan agama islam di kelas IV SD N Malangan sebagai berikut:

  1. Pembelajaran belum sepenuhnya menggunakan metode yang bervariatif sehingga mengakibatkan pembelajaran tidak tersampaikan dengan baik.
  2. Rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran pendidikan agama islam.
  3. Guru kesulitan dalam mengkondisikan ketika proses pembelajaran berlangsung.

3. Pembatasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah di atas, maka perlu adanya pembatasan masalah supaya penelitian ini terfokus dan terarah. Penelitian ini dibatasi pada masalah rendahnya hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama islam, materi membaca surat-surat Al-Qur’an, dalam hal ini surat al-Falaq.

4. Rumusan Masalah

Berdasarkan pembatasan masalah di atas, maka dapat dirumuskan permasalahan “apakah penerapan metode Card Sort dapat meningkatkan hasil belajar Al Qur’an surat al-Falaq bagi peserta didik kelas IV SD N Malangan?

5. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Card Sort dapat meningkatkan hasil belajar Al Qur’an surat al-Falaq bagi peserta didik kelas IV SDN Malangan.

Ingin dibuatkan seperti ini??
Butuh versi lengkap??
Atau ada tugas-tugas costum lainnya??
Silahkan Hubungi geraijasa.com di no wa 082138054433