PENELITIAN FENOMENOLOGIS

Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Selain itu landasan teori juga bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian.

A. Biografi Tokoh Perintis Fenomenologi

Edmun Hasserl (1859-1938M) adalah filosof yang mengembangkan metode Fenomenologi yang lahir di Prostejov Cekoslowakia. Dia memulai karir sebagai ahli matematika kemudian pindah ke bidang filsafat. Dia murid dari Franz Brentono dan Carl Stumpf pada tahun 1886, dia mempelajari psikologi dan banyak menulis tentang Fenomenologi.

B. Pengertian Penelitian Fenomenologis

Fenomenologi berasal dari bahasa Yunani dengan asal suku kata pahainomenon (gejala/fenomena). Fenomenologi adalah imu pengetahuan yang tentang apa yang tampak megenai suatu gejala-gejala atau fenomena yang pernah menjadi pengalaman manusia yang bisa dijadikan tolak ukur untuk mengadakan suatu penelitian kualitatif. Menurut Johann Heinrich Lambert (1728-1777), ilmu fenomonologi dalam filsafat biasa dihubungkan dengan ilmu hermeneutik, yaitu ilmu yang mempelajari arti daripada fenomena.

C. Fenomenologi dan Kebudayaan

Antropolog menggunakan pendekatan fenomenologi dalam studi mereka tentang pendidikan. Kerangka studi antropologisnya adalah konsep kebudayaan. Usaha untuk menguraikan kebudayaan atau aspek-aspek kebudayaan dinamakan etnografi. Spradley (1980) sebagai antropolog terkenal menyatakan bahwa konsep kebudayaan sebagai pengetahuan yang dicapai mempunyai ciri umum yang sama dengan interaksi simbolik.

D. Kelebihan dan Kekurangan Fenomenologi

Fenomenologi telah diakui kemampuannya dalam mempelajari suatu fenomena sosial, mempelajari fenomena dengan cara yang tetap peka terhadap keunikan orang yang diteliti. Menurut Daniel Dennet, pendekatan orang pertama dalam fenomenologi memiliki keterbatasan dalam meneliti keberadaan manusia secara efektif. Ketidakmampuannya untuk menghasilkan suatu intepretasi reduksi yang lengkap atau kecenderungan untuk mempromosikan sebuah konseptualisasi esensialis dari suatu fenomena.

E. Pripsip Dasar dalam Fenomenologis

Stanley deetz (dalam littlejohn, 1999:200) menyimpulkan tiga prinsip dasar dalam fenomenologi, yaitu:

  1. Pengetahuan adalah kesadaran. Contoh: secara tidak sadar dari pengalaman-pengalaman tetapi saya temukan langsung dari pengalaman yang saya sadari.
  2. Makna dari sesuatu tergantung dari apa kegunaan sesuatu tersebut dalam kehidupan individu. Contoh, komputer jinjing (laptop) bagi seorang anak-anak berfungsi sebagai alat permainan games, bagi seorang mahasiswa berguna untuk mengetik tugas dan browsing internet, tetapi bagi seorang pialang saham laptop adalah sarana untuk bermain valas dalam memperoleh penghasilan.
  3. Bahasa adalah sarana makna. Contoh: televisi adalah suatu kotak yang mempunyai layar berfungsi menyiarkan gambar-gambar hidup berupa hiburan, berita atau yang lainnya bahkan dari tempat yang jauh dan seterusnya.

Ingin dibuatkan tugas seperti ini?
Butuh versi lengkap??
Atau ada tugas costum lainnya??
Silahkan hubungi geraijasa.com di wa 0821-3805-4433

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *