Imbas Defisitnya Anggaran BPJS

Kenyataan yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengalami defisit keuangan. Berdasarkan review Development Finance Comptroller baru-baru ini, defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diperkirakan mencapai Rp 10,99 triliun tahun ini. Salah satu masalah utama di balik defisit yang berulang adalah premi yang terlalu rendah. Defisit BPJS Kesehatan tidak hanya mempengaruhi perusahaan asuransi kesehatan negara, tetapi juga fasilitas kesehatan dan distributor farmasi di seluruh negeri.

Sebelum era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau diberlakukannya BPJS Indonesia telah menerapkan sistem upaya kesehatan berjenjang yang diselenggarakan oleh pemerintah termasuk TNI, POLRI, pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota, dan masyarakat/swasta melalui upaya peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, pengobatan dan pemulihan kesehatan di fasilitas kesehatan. Upaya kesehatan ini dibagi menjadi dua, yaitu Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM). Upaya kesehatan perseorangan ini lebih difokuskan dalam upaya kuratif dan rehabilitatif, sedangkan upaya kesehatan masyarakat lebih difokuskan dalam upaya preventif dan promotif. Sedangkan dilihat dari kategori upaya kesehatan, JKN merupakan upaya kesehatan perseorangan sehingga lebih berfokus dalam hal pengobatan dan pemulihan kesehatan.

Regulasi sebelum era JKN atau diberlakukannya BPJS menunjukkan pekerja dilindungi oleh Jamsostek, yang sering dikritik karena hanya mencakup pekerja di sektor swasta dan hanya sebagian kecil dari itu. Pegawai negeri dan militer dilindungi di bawah skema kesehatan mereka sendiri, perusahaan asuransi kesehatan milik negara, Askes, sementara pensiun untuk pegawai negeri ditanggung oleh Taspen dan personel militer dilindungi oleh Asabri. Di bawah JKN, semua warga negara sekarang dapat mengakses berbagai layanan kesehatan yang disediakan oleh fasilitas publik, serta layanan dari beberapa organisasi swasta yang telah memilih untuk bergabung dengan skema sebagai penyedia. Perawatan JKN bertujuan menjadi komprehensif, mencakup perawatan untuk masalah sehari-hari seperti flu hingga bedah jantung terbuka, dialisis dan kemoterapi.

“Ingin dikerjakan soal seperti ini??
Atau ada tugas-tugas costum lainnya??
Silahkan Hubungi geraijasa.com di no 082138054433″

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *