INTISARI

Latar Belakang: Kekurangan gizi pada ibu dan bayi telah menyumbang setidaknya 3,5 juta kematian setiap tahunnya dan menyumbang 11% dari penyakit global di dunia. Menurut survei dari Ethiopian Demographic and Health Survey (EDHS) di negara berkembang tahun 2014 untuk masalah kekurangan gizi di Bangladesh (Asia) sekitar 34%. Penelitian EHDS selanjutnya juga mengungkap perempuan yang menikah kurang dari 18 tahun lebih memungkinkan untuk kekurangan gizi dibandingkan dengan lebih dari 18 tahun. Hal ini disebabkan, pernikahan di usia dini sering kehilangan anak, tidak mempunyai rencana  menjadi ibu, dan sering aborsi. Strategis Kementrian Kesehatan yang meliputi pemeriksaan Lingkar Lengan Atas (LILA) untuk K1 dan K4 adalah 93%. Kejadian KEK sudah lebih dari 20% yang merupakan masalah kesehatan masyarakat. Proporsi wanita usia subur resiko KEK usia 15-19 tahun yang hamil sebanyak 38,5% dan yang tidak hamil sebanyak 46,6%.

Tujuan Penelitian :  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di Puskesmas Ketapang II Sampit tahun 2017-2018.

Metode penelitian : Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan retrospektif. Subjek dalam penelitian ini adalah 1.617 ibu hamil yang melakukan pemerikaan ANC dengan menggunakan teknik totally sampling dan menggunakan uji Chi-Square.

Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil uji Chi-Square SPSS ada hubungan antara usia dengan kejadain kekurangan energi kronik dengan hasil nilai ρ- value : 0,000 dengan tingkat batas kemaknaan <0.05.

Simpulan : kekurangan energi kronik tidak semua dialami oleh ibu hamil tetapi masih terdapat ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronik disertai dengan usia ibu <20 tahun dan >35 tahun. Usia dengan resiko tinggi akan sangat berpengaruh terhadap status gizinya karena pada usia tersebut ibu memerlukan asupan gizi yang banyak untuk kebutuhan gizinya sendiri apabila ibu hamil maka gizi yang seharusnya cukup untuk kebutuhan gizi  ibu harus terbagi dengan janinnya sehingga status gizi ibu dan janinnya tidak seimbang dan akan berdampak buruk terhadap ibu dan janinnya.

Kata Kunci : Ibu hamil, usia resiko tinggi, kekurangan energi kronik

Ingin dibuatkan seperti ini??
Butuh versi lengkap??
Atau ada tugas-tugas costum lainnya??
Silahkan Hubungi geraijasa.com di no wa 082138054433