Bantuan Pemerintah (Banpem) untuk Komunitas Penggerak Literasi tahun 2024 diberikan kepada 340 komunitas literasi di seluruh Indonesia. Program ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Setiap komunitas yang terpilih menerima dukungan finansial sebesar Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) untuk mengembangkan program literasi baca-tulis di wilayah mereka.
Proses seleksi penerima bantuan dimulai dengan pendaftaran dari 1.344 komunitas literasi yang mendaftar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 846 komunitas memenuhi kualifikasi dan setelah melalui proses penyaringan yang ketat, akhirnya terpilihlah 340 komunitas dari 38 provinsi di Indonesia sebagai penerima Banpem.
Beberapa contoh aktivitas yang akan dilakukan oleh penerima Banpem termasuk penguatan literasi masyarakat melalui berbagai program seperti kelas baca tulis, diskusi tentang kerelawanan, pelatihan menulis untuk relawan, serta kegiatan festival literasi yang melibatkan masyarakat setempat. Penerima Banpem diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan budaya membaca dan menulis di daerah masing-masing.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para pegiat literasi dapat lebih berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang melek huruf dan berwawasan luas. Bantuan ini juga menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pengembangan literasi di Indonesia.
