PT. MILKO JAYA

PT. Milko Jaya merupakan perusahaan yang memproduksi minuman berbahan dasar susu segar serta minuman ringan lainnya. Usaha PT. Milko Jaya dimulai dari pabrik susu rumahan pada tahun 1958 di Bandung  Jawa Barat dan terus berkembang, hingga selanjutnya di tahun 1971, PT. Milko Jaya melebarkan sayap bisnisnya menjadi PT. Milko Jaya Milk Industry & Trading Company.

Tak hanya sebagai pelopor, PT. Milko Jaya pun masih unggul diantara produsen susu segar alami dan minuman ringan untuk seluruh konsumen Indonesia dengan beberapa varian merek-nya, seperti ”Nutri Milk” dan ”Nutri Kids” untuk produk susu segar, ”Teh Asli” untuk minuman teh segar, dan ”Sari Kacang Ijo” serta ”Sari Asem” untuk produk minuman sehat. Disamping produk-produk yang dipasarkan di dalam negeri, PT. Milko Jaya juga memproduksi beberapa merek produk ringan khusus untuk pasar ekspor.

Memperhatikan tren peningkatan permintaan produk dalam tahun-tahun terakhir ini, pihak manajemen PT. Milko Jaya berencana untuk mendirikan satu pabrik baru di wilayah Indonesia Timur untuk menjangkau lebih banyak konsumen di wilayah tersebut. Terdapat tiga alternatif pilihan lokasi pabrik, yaitu di kota A, kota B, dan kota C. Untuk menentukan dua lokasi outlet baru, pihak manajemen mempertimbangkan beberapa faktor yang akan digunakan sebagai dasar penilaian pemilihan lokasi secara kuantitatif. Setiap faktor akan dinilai dengan kriteria kurang, baik, dan sangat baik. Faktor-faktor yang dipertimbangkan adalah harga sewa, kestrategisan lokasi, transportasi, kemanan, dan pesaing. Untuk setiap alternatif lokasi, hasil penilaian faktor-faktor tersebut sebagai berikut.

Faktor Lokasi Kota A Kota B Kota C
Harga sewa*) baik baik kurang
Kestrategisan lokasi sangat baik kurang kurang
Transportasi sangat baik baik baik
Kemanan baik kurang baik
Fasilitas baik kurang kurang

*)Harga sewa dengan nilai ”kurang” berarti semakin mahal

Selanjutnya pihak manajemen mengkuantitatifkan hasil penilaian tersebut yaitu sangat baik = 3, baik = 2, dan kurang = 1. Faktor-faktor tersebut juga diberi bobot mengingat setiap faktor mempunyai pengaruh yang tidak sama terhadap pemilihan lokasi. Faktor keamanan serta harga sewa merupakan faktor dengan bobot tertinggi yaitu 3, kestrategisan lokasi diberikan bobot 2, sedangkan faktor transportasi dan fasilitas diberikan bobot 1. 

untuk mendapatkan jawaban dari soal ini silahkan hubungi admin geraijasa. WA 0821-3805-4433