Kasus Audit PT Angkasa Perkasa Multiguna

Saudara bekerja sebagai auditor di kantor KAP Moh Mahdun dan Rekan. Saudara ditugaskan menjadi Ketua Tim untuk mengaudit PT Angkasa Perkasa Multiguna. Data-data auditee sudah saudara terima secara lengkap kemudian saudara dan tim segera memulai pemeriksaan laporan keuangan sesuai dengan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP). Saudara dan Tim mulai melihat Laporan Keuangan Auditee mulai dari Neraca, Laporan Laba Rugi beserta dokumen pendukungnya. Ini adalah pertama kali PT Angkasa Perkasa Multiguna di audit KAP. Laporan Neraca dan Laporan Laba Rugi terlihat sebagai berikut:

  1. Setelah Saudara dan Tim melakukan pemeriksaan laporan keuangan, Laporan Laba Rugi dan dokumen pendukung, ditemukan bukti pemeriksaan fisik kas (cash count) berjumlah Rp 32.650.000. Hal ini disebabkan oleh:
    1. belum dilakukan pencatatan pembelian kertas (beban administrasi) Rp 400.000
    1. belum dilakukan pencatatan beban listrik Rp 2.350.000
    1. belum dilakukan pencatatan beban service AC Rp 600.000
  2. Perusahaan belum mencatat transaksi beban gaji Bulan Desember Rp 86.000.000
  3. Perusahaan belum mencatat transaksi beban iklan Rp 12.000.000
  4. Perusahaan belum mencatat beban penyusutan inventaris Rp 26.000.000

UNTUK MENDAPATKAN JAWABAN INI SILAHKAN CHAT ADMIN GERAIJASA DI WA 0821-3805-4433