Site icon geraijasa.com

Menurut anda, terkait pembayaran pinjaman dalam valuta asing ini apa yang sebaiknya dilakukan oleh PT PLN? Agar nilainya dapat dilindungi, sebutkanlah karakteristiknya

Bacalah kasus dibawah ini! Jakarta, CNBC Indonesia- PT PLN (Persero) tercatat mengalami rugi kurs sampai pada kuartal III 2018. Tidak tanggung-tanggung, kerugiannya mencapai Rp 17,33 triliun. Manajemen PLN menjelaskan, pembukuan selisih atau rugi kurs ini disebabkan adanya keharusan perusahaan untuk melaporkan kinerja keuangan dalam mata uang rupiah. Sehingga, meskipun sebagian besar pinjaman PLN masih akan jatuh tempo pada 10-30 tahun mendatang, berdasarkan standar akuntansi yang berlaku dan hanya untuk keperluan pelaporan keuangan maka pinjaman Valas tersebut harus diterjemahkan (kurs) kedalam mata uang Rupiah.

Sumber: https://www.cnbcindonesia.com

Anda diminta:

  1. Menurut anda, terkait pembayaran pinjaman dalam valuta asing ini apa yang sebaiknya dilakukan oleh PT PLN? Agar nilainya dapat dilindungi, sebutkanlah karakteristiknya!
  2. Jika, PT PLN tanggal 30 November 2019, menandatangani kontrak forward karena membeli peralatan dengan pihak ketiga sebesar USD3.000 dengan jangka waktu 3 bulan ke depan. menghindari risiko adanya fluktuasi nilai USD di pasar valas dengan menandatangani kontrak untuk membeli USD3,000 dengan spekulator. Kontrak forward memperbolehkan adanya penyelesaian bersih (net settlement), dan diasumsikan suku bunga incremental sebesar 11%. Berikut disajikan data yang berkaitan dengan nilai tukar dolar

Buatlah jurnal-jurnal yang akan dicatat oleh PT PLN!

UNTUK MENDAPATKAN JAWABAN INI SILAHKAN WA ADMIN KAMI DI 0821-3805-4433

Exit mobile version