GAMBARAN UMUM PT. DUDU
PT. Dudu didirikan pada tanggal 1 April 2010 berdasarkan Akta Pendirian nomor 16/04/10 dari notaries Syarief Romdlon, SH. Akte ini disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan Nomor A5-18.258 tertanggal 20 April 2010 dan telah didaftarkan di Pengadilan Negeri Semarang dengan Nomor 1405/2010 tanggal 15 Mei 2010 serta diumumkan dalam Tambahan Nomor 12 pada Berita Negara Nomor 1506 tanggal 18 Mei 2010. PT. Dudu merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pemintalan yang memproduksi benang tenun cotton untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Seluruh produksi dipasarkan melalui pedagang besar dan perusahaan tekstil untuk memenuhi pesanan khusus. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tanggal 5 Juni 2010.
PT Dudu berlokasi di Jalan Merdeka No. 145 Semarang. Presiden komisaris PT. Dudu adalah Bapak Edi Permana Putra, SE, MM. Jenis saham yang dimiliki PT. Dudu adalah saham biasa dengan nilai nominal Rp 100.000 per lembar saham. Pemegang saham PT. Dudu terdiri dari 3 (tiga) orang, yaitu sebagai berikut.
| Bapak Dudu | 40.000 lembar | Rp 4.000.000.000 |
| Bapak Rizal | 30.000 lembar | Rp 3.000.000.000 |
| Ibu Dumai | 30.000 lembar | Rp 3.000.000.000 |
| Total | 100.000 lembar | Rp 10.000.000.000 |
| Prosedur dan Kebijakan Akuntansi PT. Dudu Kas dan BankKas kecil dikelola secara imprest system sebesar Rp.15.000.000 digunakan untuk pengeluaran rutin perusahaan yang nilainya tidak melebihi Rp 500.000Rekening Giro Bank Semua pembayaran (kecuali kas kecil) dilakukan melalui rekening Bank dengan menggunakan cek. Penjualan dan Piutang DagangPerusahaan memasarkan produknya kepada para pedagang besar berdasarkan pesanan yang diterima. Penjualan dilakukan secara kredit dalam jangka waktu 1 (satu) bulan sejak tanggal penyerahan barang dengan syarat 2/10, n/30, FOB Gudang Penjual.Setiap tahun perusahaan mencadangkan sekitar 5% dari total piutang dagang untuk mengantisipasi kemungkinan adanya piutang yang tak tertagih. Penghapusan piutang dagang harus mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris PT. DuduPersediaan Persediaan bahan baku, barang jadi dan bahan pembantu dicatat dengan menggunakan sistem perpetual. Persediaan dinilai menurut harga perolehannya (at cost) dengan menggunakan metode Masuk Pertama Keluar Pertama (First In First Out-FIFO). Aset Tidak Lancar (Non Current Assets) Aset tetap dicatat berdasarkan harga perolehannya dan disajikan dengan akumulasi penyusutan sehingga didapatkan nilai bukunya. Penyusutannya dihitung dengan menggunakan Metode Garis Lurus (Straight Line Method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut. Jenis Aset Tetap Tarif Masa Manfaat Bangunan dan Prasarana 5% 20 tahun Mesin dan Peralatan Pabrik 10% 10 tahun Kendaraan Bermotor 20% 10 tahun Peralatan Kantor 20% 5 tahun |
Bagian akuntansi PT Dudu memberikan daftar rincian persediaan periode 31 Desember 2020 sebagai berikut.
| Kode Barang | Jenis Persediaan | Kuantitas (Bal) | Harga per Bal (Rp) | Total (Rp) |
| C.Com | Cotton Combed | 870 | 250.000 | 217.500.000 |
| C.Cad | Cotton Caded | 600 | 215.000 | 129.000.000 |
| C.Vis | Cotton Viscose | 715 | 235.000 | 168.025.000 |
| Tt.Cott | Teteroncotton | 525 | 210.000 | 110.250.000 |
Pada tanggal 2 Januari 2021 dilakukan perhitungan fisik persediaan PT Dudu dengan hasil sebagai berikut.
| Kode Barang | Nama Barang | Kuantitas Menurut Kartu Persediaan (Bal) | Kuantitas Menurut Perhitungan Fisik (Bal) |
| C.Com | Cotton Combed | 870 | 875 |
| C.Cad | Cotton Caded | 600 | 600 |
| C.Vis | Cotton Viscose | 715 | 725 |
| Tt.Cott | Teteroncotton | 525 | 525 |
Setelah dilakukan perhitungan fisik atas persediaan ternyata terdapat selisih catatan pada kartu persediaan dan hasil perhitungan fisik. Auditor bersama dengan bagian akuntansi dan gudang mencari penyebab terjadinya selisih tersebut, diperoleh hasil sebagai berikut.
- Pada tanggal 31 Desember 2020 PT Samudera mengembalikan 5 bal cotton combed karena barangnya cacat. Barang yang dikembalikan belum dicatat karena pada saat dikirim karena gudang sudah tutup sehingga baru akan dimasukkan ke gudang tanggal 2 Januari 2021.
- PT Bahtera mengembalikan 10 bal cotton viscose yang dibeli pada tanggal 30 Desember 2020 karena barang tidak sesuai pesanan. Barang baru sampai di gudang tanggal 2 Januari 2021 sehingga bagian akuntansi belum menerima informasi tersebut.
Berikut ini adalah Kartu Hutang Dagang PT Dudu per 31 Desember 2020
PT Sukses Selalu 2151.1
| Tanggal | Nomor Bukti | Keterangan | Debit | Kredit | Saldo |
| 01-12-2020 05-12-2020 15-12.2020 | FF-1824/12/20 BKK.03/XII | Saldo Awal Pembelian Pelunasan | 25.000.000 | 50.000.000 | 150.000.000 200.000.000 175.000.000 |
PT Makmur Sejahtera 2151.2
| Tanggal | Nomor Bukti | Keterangan | Debit | Kredit | Saldo |
| 01-12-2020 10-12-2020 27-12-2020 28-12.2020 | BKK.02.XII BKK.04.XII FF-1860/12/20 | Saldo Awal Pelunasan Pelunasan Pembelian | 55.000.000 75.000.000 | 90.000.000 | 200.000.000 145.000.000 70.000.000 160.000.000 |
PT Sentosa 2151.3
| Tanggal | Nomor Bukti | Keterangan | Debit | Kredit | Saldo |
| 01-12-2020 05-12-2020 15-12.2020 | BKK.01.XII FF-1824/12/20 | Saldo Awal Pelunasan Pembelian | 85.000.000 | 60.000.000 | 125.700.000 40.700.000 100.700.000 |
Informasi berkaitan dengan hutang dagang PT Dudu sebagai berikut:
- Dengan pertimbangan jumlah kreditur yang tidak banyak, auditor meminta kepada klien untuk mengirimkan konfirmasi positif kepada semua kreditur.
- Surat konfirmasi dikirimkan tanggal 10 Januari 2021 dan semua kreditur memberikan jawaban konfirmasi.
- Kreditur yang memberikan jawaban konfirmasi berbeda setelah diteliti lebih lanjut ternyata diperoleh informasi sebagai berikut.
- PT Dudu belum menerima barang yang dipesan kepada PT Sukses Selalu pada tanggal 31 Desember 2020 senilai Rp 15.000.000.
- Cek yang diberikan kepada PT Makmur Sejahtera pada tanggal 27 Desember 2020 ternyata cek kosong.
untuk jawaban dari soal ini silahkan hubungi geraijasa di nomor wa 082138054433
