Jenis strategi apa yang diterapkan oleh ZALORA di Hong Kong?

ZALORA Hongkong menampilkan dan memperkenalkan gagasan e-commerce untuk pembeli lokal, terutama mereka yang belum pernah mencoba membeli secara online sebelumnya. ZALORA untuk pertama kalinya membuka gerai pop-up di Causeway Bay, Hongkong, pada 22 April lalu. Gerai tersebut dirancang sebagai outlet yang memadukan online dengan realitas offline. Hal itu memberi kesempatan kepada pembeli untuk merasakan materi dan mencobanya, dan menunjukkan bahwa belanja online dapat menjadi nyata seperti belanja tradisional.

Dengan tag lines, “Hands free shopping” dan “Shop more Carry less”, ZALORA Hongkong mendisplay semua produknya di dinding dan tidak ada transaksi uang yang terjadi di toko. Pembayaran akan dilakukan secara online dan barang yang dibeli akan dikirim langsung ke customer. ZALORA memiliki acara VIP khusus secara teratur untuk tetap menciptakan keterlibatan brand dengan pelanggan yang sudah ada, termasuk mendengar umpan balik dari mereka. Sementara itu, ZALORA terus menggunakan taktik pemasaran offline tradisional, misalnya dengan menempatkan iklan di majalah dan surat kabar.[1]

Ada empat cara yang digunakan ZALORA dalam mendapatkan data untuk menggapai audiens, yaitu clickstream behavior, purchase behavior, inventory flow, dan revenue and cost. Sedangkan untuk retargeting, ZALORA menggunakan cookies. Konten yang di display merupakan produk yang user pernah browse di web ZALORA. Kemudian, ZALORA juga memaksimalkan SEO (Search Engine Optimization). ZALORA memang tidak bekerja sama dengan search engine tertentu.

Namun, ZALORA punya tim hebat yang mampu menjadikan brand ZALORA di posisi teratas saat mencari brand pakaian, sepatu, atau tas. Dan ZALORA memastikan bahwa brandnya ada di top pencarian, baik di Google ataupun search engine lain. Strategi yang lain adalah dengan memaksimalkan customer experience seperti customer service, quality of product, payments, website, dan logistics. Di bagian customer service misalnya, ada dua cara yang ditempuh ZALORA, yaitu in bound yang mencakup sms, telepon, email, dan chat dan out bound yang mencakup telemarketing. Customer bisa menghubungi ZALORA lewat multi channel seperti email, sosial media, telepon, dan email. Inilah cara ZALORA untuk memfasilitasi customer service yang lebih baik.[2]

Situs ZALORA memiliki navigasi yang sederhana dan sangat mudah untuk digunakan oleh para pengguna internet. Pada saat produk yang diinginkan ditempatkan ke dalam keranjang belanja, maka pembeli akan langsung diarahkan ke beberapa pilihan metode pembayaran. Setelah selesai membayar, maka ZALORA akan segera memberikan status pemesanan pembeli. Tiap pembeli akan menerima tracking code pesanan sehingga memudahkan para pembeli untuk melacak keberadaan pesanan mereka.

Selain itu, strategi pemasaran bisnis yang diterapkan oleh ZALORA adalah banyaknya pilihan brand yang tersedia, bahkan lebih dari 400 brand ternama baik lokal ataupun internasional. Pilihan brand-brand berkualitas dari luar negeri seperti Steve Madden, Calvin Klein, Guess, Hush Puppies, Oakley, Nike, Rip Curl, dan juga ada merk-merk lokal yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia seperti Contempo, (X) S.M.L, dsb. Harga barang di counter toko dan di Zalora juga tidak ada perbedaan, sehingga memberikan konsumen kemudahan dan kesenangan dalam berbelanja online.

Selain itu juga ada fitur live chat yang memudahkan calon konsumen untuk bertanya-tanya terlebih dahulu mengenai produk yang mereka minati. Dengan cara ini, mereka akan lebih yakin untuk membeli dari situs ini. ZALORA  juga memberikan kupon diskon berupa potongan Rp 75.000,00 bagi pelanggan yang pertama kali berbelanja di ZALORA. Mengingat karakteristik orang Hong Kong yang sangat berorientasi pada diskon, tentu saja ini adalah taktik yang sangat jitu. ZALORA juga memiliki fitur Cash on Delivery (COD). Ini adalah fitur yang paling disenangi oleh masyarakat Hong Kong. Orang Hong Kong masih banyak yang merasa ragu dalam berbelanja online karena takut ditipu. Mereka juga merasa tidak yakin jika tidak melihat barangnya sendiri. Terbukti selama ini 50% transaksi ZALORA menggunakan fitur COD ini. Saat ini, ZALORA telah meluncurkan aplikasi ZALORA untuk smartphone dan tablet. Tentu ini menjadi suatu keunggulan tersendiri dibanding situs-situs retailer fashion lainnya mengingat sekarang ini semakin banyak orang yang lebih menyukai browsing di gadget yang bisa dibawa ke mana-mana dan juga praktis. ZALORA juga membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin mengikuti program afiliasi ZALORA. Dengan cara ini, maka akan semakin banyak link dan traffic ke website Zalora dan ini artinya juga akan memperbesar potensi penjualan


Sumber:

[1] http://mix.co.id/headline/marketing-to-women-ala-zalora

[2] http://mix.co.id/headline/strategi-zalora-kuasai-pasar-fashion-e-commerce-indonesia

Ingin dibuatkan seperti ini??
Butuh versi lengkap??
Atau ada tugas-tugas costum lainnya??
Silahkan Hubungi geraijasa.com di no wa 082138054433

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *