Abstrak

Komunikasi digital menjadi saksi perkembangan yang nyata dan berkesinambungan dalam banyak aplikasi di Internet. Oleh karena itu, sesi komunikasi yang aman harus disediakan. Keamanan data yang dikirimkan melalui jaringan global telah berubah menjadi faktor utama pada pengukuran kinerja jaringan. Kriptografi dan steganografi merupakan dua teknik penting yang digunakan untuk menyediakan keamanan jaringan. Dalam jurnal ini, peneliti melakukan studi perbandingan steganografi dan kriptografi. Peneliti mensurvei sejumlah metode untuk menggabungkan kriptografi dan teknik steganografi dalam satu sistem. Selain itu, peneliti menyajikan klasifikasi metode tersebut, dan membandingkannya dalam hal algoritma yang digunakan untuk enkripsi, teknik steganografi dan jenis file yang digunakan untuk menutupi informasi.

Kata kunci: kriptografi, enkripsi, dekripsi, steganografi, stego-image.

1.Pendahuluan

Keamanan informasi telah berkembang sebagai masalah yang signifikan dalam kehidupan digital kita. Perkembangan teknologi transmisi baru memaksa strategi khusus dari mekanisme keamanan terutama dalam keadaan komunikasi data [1]. Pentingnya keamanan jaringan meningkat dari hari ke hari karena ukuran data yang ditransfer di Internet [2]. Kriptografi dan steganografi menyediakan teknik yang signifikan untuk keamanan informasi [3].

Motif yang paling penting bagi penyerang untuk mendapatkan keuntungan dari intrusi adalah nilai dari data rahasia yang dia dapat peroleh dengan menyerang sistem [2]. Peretas dapat mengekspos data, mengubahnya, mendistorsi, atau menggunakannya untuk serangan yang lebih sulit [4]. Solusi untuk masalah ini menggunakan keuntungan dari kriptografi dan steganografi yang digabungkan dalam satu sistem [5, 3].

Jurnal ini menyajikan latar belakang sejarah seni kriptografi dan steganografi dalam Bagian 2, dan menunjukkan perbedaan antara teknik-teknik tersebut. Bagian 3 memaparkan survei literatur tentang metode yang menggabungkan teknik steganografi dan teknik kriptografi. Bagian 4 menyajikan analisis komparatif dari metode yang disurvei. Kesimpulannya ada di Bagian 5 dengan beberapa pernyataan yang berguna.

2.Latar Belakang

Kriptografi dan steganografi merupakan dua pendekatan yang digunakan untuk mengamankan informasi, baik dengan menyandikan informasi dengan kunci atau dengan menyembunyikannya [1, 6, 7, 8]. Menggabungkan dua pendekatan ini dalam satu sistem memberikan keamanan lebih [5, 9]. Sangat berguna menjelaskan pendekatan tersebut dan mendiskusikan manfaat menggabungkannya.

2.1 Kriptografi

Kriptografi merupakan salah satu metode tradisional yang digunakan untuk menjamin privasi komunikasi antar pihak. Metode tersebut merupakan seni menulis rahasia, yang digunakan untuk mengenkripsi plaintext dengan kunci ke ciphertext untuk ditransfer antar pihak pada saluran yang tidak aman. Dengan menggunakan kunci yang valid, ciphertext dapat didekripsi ke teks asli. Tanpa sepengetahuan kunci, tidak ada yang dapat mengambil plaintext. Kriptografi memainkan peran penting dalam banyak layanan, seperti: kerahasiaan, pertukaran kunci, otentikasi dan non-penolakan. Kriptografi menyediakan layanan tersebut untuk komunikasi aman di saluran tidak aman, Gambar 1 menunjukkan sistem kriptografi [10].

Terdapat tiga jenis skema kriptografi untuk mengamankan data: kriptografi kunci publik, kriptografi kunci rahasia, dan fungsi-fungsi hash. Skema ini digunakan untuk mencapai tujuan yang berbeda. Panjang dan jenis kunci yang digunakan tergantung pada jenis algoritma enkripsi [10].